Selasa, 25 Agustus 2015

Keraton Jogjakarta


(31/5/2015) Liburan kemarin saya dan keluarga jalan-jalan ke wilayah Jogja melalui jalan darat. Kalau ke Jogja, kayanya ga afdol kalau ga mampir ke Keraton Jogja. Lalu lintas di Jogja sedikit membingungkan bagi wisatawan yang mau berkeliling dengan mobil. Sekuriti hotel kami menginap menyarankan untuk berkeliling menggunakan becak yang memang kerjasama dengan hotel tersebut. Biayanya Rp 30.000 tempatnya sudah ditentukan, yaitu tempat jualan kaos dagadu, tempat pusat batik dan tempat jualan bakpia dan request kami mampir ke mirota (swalayan). Karena jalannya melewati keraton dan katanya mobil tidak bisa masuk, maka kami mampir sebentar untuk melihat2 kesana. Oya, karena kami mampir ke Keraton dan Mirota yang tidak sesuai dengan paket yang ditawarkan si abang becak, maka ketika sampai hotel kami inisiatif memberikan uang tambahan, jadi kami bayar Rp 50.000 untuk seluruh perjalanan. Tiket masuk Keraton hanya Rp 5.000/orang. Dan dikenakan biaya Rp 1.000 untuk camera. Selain tiket, kita juga dapat stiker simbol Keraton lho.
Ini istana yang ada di dalam Keraton.
Ini aula yang isinya ada alat2 musik, kebetulan pada saat kami datang akan ada acara, makanya hari itu ramai pengunjung menonton pertunjukan musik tradisional.
Di dalam Keraton banyak ruangan2 seperti musium. Ruangan yang berhubungan dengan kesultanan, seperti: penghargaan yang pernah diterima, foto2 Sultan dan keluarga, baju yg dipakai keluarga Sultan, dsb. Nah, yang ini adalah kereta yang dinaiki Sultan dulu.
Ini foto di depan pintu masuk.
Ini foto di dalam keraton.
Ini foto agak di belakang Keraton.
Untuk belajar mengenal Jogja lebih dekat, tempat ini sarat ilmu. Jadi, kalau ke Jogja wajib mampir ke Keraton ya.

Dieng Plateu


Nah, ini dia kawasan Dieng Plateu yang paling seru. Tiket masuk Rp 8.000/orang sudah termasuk nontor teather. Sama dengan nonton bioskop, tapi filmnya tentang terbentuknya kawasan Dieng.
Disebelah kanannya ada tempat seperti bukit yg harus kita naiki, lumayan capek karena naik2 ke atas. Tapi kalau sudah diatas sih, capeknya pasti hilang. Nah untuk naik ke atas bayar tiket Rp 10.000/orang. Jalan menanjak ini kira 15-30 menit. Puncaknya di atas batu yang di sebut Batu Pandang, mungkin karena kalau duduk diatas batu itu bisa melihat pemandangan kali ya. Dibawahnya kelihatan telaga warna kawasan dieng.
Udara diwilayah Dieng ini dingin mesti siap2 bawa baju hangat ya, jalan darat menuju Dieng ini pun berliku2 dan agak sedikit menegangkan. Jadi mesti persiapan yang mantap kalau mau wisata ke Dieng.

Candi Borobudur


Cave Tubing Goa Pindul


Jumat, 24 Juli 2015

Pinisi


Tahun 2013, kebetulan RA sekolah anakku mengadakan perpisahan di pinisi. Biaya sudah diatur pihak sekolah. Tempatnya berada didaerah Pasaraya Blokm. Temanya indoor. Ada kapal besar yang jadi icon Pinisi. Ada juga beberapa permainan anak2, seperti: bombomcar, komediputar, flyingfox, dll. Ini aula yang digunakan untuk operet. Operetnya dilakoni oleh tim dari pinisi dan figurannya dari anak2 n ibu2 guru. Sebelum operet, di aula juga ditayangkan sebuah film tentang pengetahuan luar angkasa.

Sabtu, 14 Februari 2015

Karang Bolong

Karang bolong adalah salah satu pantai di daerah Pandeglang yang banyak dikunjungi wisatawan. Disekitarnya juga banyak pantai lain. Tiket masuknya lumayan murah. Disana juga banyak penduduk yang menawarkan sewa tikar, ada juga yang menjual ikan asin. Disebut karang bolong karena disana terdapat karang yang tengahnya agak terbuka atau bolong.
 
 Ditengah pantai juga ada batu besar.

Rabu, 11 Februari 2015

Pura Luhur Uluwatu Bali

(26/12/2014) Yeay, liburan saya dan keluarga akhir tahun ini adalah keliling pulau Jawa dan Bali dengan menggunakan mobil pribadi. Salah satu tempat yang saya kunjungi di Bali adalah Pura Uluwatu.


Di tempat pembelian tiket, kita diwajibkan memakai sehelai kain, banyak pilihan warnanya, tapi saya dan keluarga memilih yang ungu dan diikatkan di pinggang. 

Kita juga ditawarkan oleh petugas untuk mengajak pemandu, dan karena kami mengajak teman asal Bali, jadi kami menolak. 

Oya, petugas juga mengingatkan untuk berhati-hati bila memakai kacamata dan topi, karena disana ada monyet liar. Tapi, selama disana kami ga ketemu dengan monyet tuh. 

Pemandangan disana bagus, banyak pohon dan dibawahnya ada pantai.


Ini dia tugu Pura Uluwatu


Sayang banget, pas kesana tempat ibadahnya ditutup karena besok hari raya kuningan

Demikian jalan-jalan kita di Pura Uluwatu, bye..