Kamis, 28 Maret 2019

Mengenal Alat Rajut (Pemula)

Assalamualaikum Wr. wb.

Bagi kalian yang baru belajar merajut, berikut peralatan rajut yang baiknya kalian miliki:
1. Jarum rajut/hakpen
2. Stich marker
3. Jarum pentul
4. Korek api gas
5. Thimble (pelindung jari)
6. Meteran
7. Point protector (pelindung jarum)
8. Row counter (penghitung baris)
9. Jarum tapestry
10. Gunting

Penjelasan masing-masing alat nanti dijelaskan dipost berikutnya ya.

Semoga bermanfaat... Terima kasih...

Wassalamualaikum Wr. wb.


Rabu, 27 Maret 2019

Pouch Biru Pink


Pouch ini dibuat kira2 dlm waktu 2 minggu aja. Prosesnya mudah dan simple dg mggunakan rajut motif kerang. Berikut langkahnya:
1. Buat chain (ch) kelipatan 3, utk pouch ini ukuran 20x20cm, yaitu 50 ch + 2 ch. Total 52 chain.
2. Pada ujung akhir kanan ch, buat 3 half double chrochet (hdc) pada ch ke 3 (lubang ch pertama). 
3. Buat hdc pada masing2 lubang ch sebanyak 48 chain. 
4. Pada lubang ch ke 50, buat 6 hdc.
5. Buat hdc pada masing2 lubang ch sebanyak 48 ch. 
6. Diujung akhir kanan, isi lubang yg sdh terisi dg 3 ch (no 2) dg 3 ch lagi. Jadi, total ada 6ch.
7. Slip stich (ss) 
6. Ulangi langkah 2-5 sampai baris ke 3.
7. Mulai mbuat motif kerang.
8. Untuk badan pouch, buat motif kerang melingkar naik ke atas.
9. Untuk penutup pouch, buat motif kerang dibagian belakang saja dengan arah bolak-balik.
10. Untuk tali pouch, buat motif kerang melingkar dari awal chain sampai akhir chain.
11. Buat ukuran badan, penutup, tali pouch sesuai dengan yang diinginkan.

Semoga bermanfaat... Terimakasih...

Selasa, 05 Maret 2019

Bismillah 2019

Bismillah....mau coba nulis lagi hasil2 karya rajut dan decoupage serta bros renda. Mudah-mudahan bisa menginsipirasi orang lain yang lagi belajar merajut, mendeco dan membuat bros renda. 

Sabtu, 11 Februari 2017

Petualangan Dino TMII


(09/01/17) Akhirnya,,,mampir juga ke sini, stelah selesai acara manasik haji RA Raushan Fikr😁. Dan masuk kdlm sini itu sbnrny agak sedikit riweh, krn dari pihak TMII tidak siap nerima rombongan dadakan, alhasil kita nunggu cukup lama utk proses pembuatan gelang. Nah, gelang itu semacam tanda tiket masuk, yg nantinya harus dikembalikan klo sudah mau pulang. Tiket masuknya Rp 45.000, Rp 30.000 utk petualangan dino dan Rp 15.000 utk tiket masuknya.
Pas masuk, langsung lihat pohon berbicara ini 'hohoho' walau tadinya Syazi agak sedikit takut, tapi mau juga dia diajak cheers.
Ga jauh dari pintu masuk ada Taman Legenda. Spot bagus juga utk foto, diatas tangga itu ada taman (sepertinya,,,😁 lupa)
Ada juga kincir raksasa namanya Mata Legenda, di dlmnya byk wahana mainan anak2 yg harus beli tiket dulu pastinya.
Nah...didalam ada gapura berjudul petualangan dinosaurus. Disana kita akan lihat berbagai jenis replika dino lengkap dengan suara dan gerak, byk spot bagus utk berfoto ria.
Dan ini salah satu spot foto kita diantara telur-telur raksasa 😁
Dipintu keluar ada tulisan di dinding tentang pengetahuan dinosaurus. 
Sebelum pintu keluar juga ada space tempat bermain anak, seperti ayunan dan taman pasir. 
Dan ada pula teather yang judul filmnya Timun Suri, bagus ditonton anak2.

Oke sekian sedikit cerita dari saya. Review dr sy, tempat wisata ini kurang terlalu menarik karena mungkin terlalu kecil dan tidak banyak yg bisa dikunjungi, tp utk hiburan jalan2 yg tidak mau berlama2 sih ini cocok krn tdk perlu gelar tikar dan bawa bekel.  Bye...

Monas


Selasa, 25 Agustus 2015

Keraton Jogjakarta


(31/5/2015) Liburan kemarin saya dan keluarga jalan-jalan ke wilayah Jogja melalui jalan darat. Kalau ke Jogja, kayanya ga afdol kalau ga mampir ke Keraton Jogja. Lalu lintas di Jogja sedikit membingungkan bagi wisatawan yang mau berkeliling dengan mobil. Sekuriti hotel kami menginap menyarankan untuk berkeliling menggunakan becak yang memang kerjasama dengan hotel tersebut. Biayanya Rp 30.000 tempatnya sudah ditentukan, yaitu tempat jualan kaos dagadu, tempat pusat batik dan tempat jualan bakpia dan request kami mampir ke mirota (swalayan). Karena jalannya melewati keraton dan katanya mobil tidak bisa masuk, maka kami mampir sebentar untuk melihat2 kesana. Oya, karena kami mampir ke Keraton dan Mirota yang tidak sesuai dengan paket yang ditawarkan si abang becak, maka ketika sampai hotel kami inisiatif memberikan uang tambahan, jadi kami bayar Rp 50.000 untuk seluruh perjalanan. Tiket masuk Keraton hanya Rp 5.000/orang. Dan dikenakan biaya Rp 1.000 untuk camera. Selain tiket, kita juga dapat stiker simbol Keraton lho.
Ini istana yang ada di dalam Keraton.
Ini aula yang isinya ada alat2 musik, kebetulan pada saat kami datang akan ada acara, makanya hari itu ramai pengunjung menonton pertunjukan musik tradisional.
Di dalam Keraton banyak ruangan2 seperti musium. Ruangan yang berhubungan dengan kesultanan, seperti: penghargaan yang pernah diterima, foto2 Sultan dan keluarga, baju yg dipakai keluarga Sultan, dsb. Nah, yang ini adalah kereta yang dinaiki Sultan dulu.
Ini foto di depan pintu masuk.
Ini foto di dalam keraton.
Ini foto agak di belakang Keraton.
Untuk belajar mengenal Jogja lebih dekat, tempat ini sarat ilmu. Jadi, kalau ke Jogja wajib mampir ke Keraton ya.